Blog

Naikkan Kesadaran Finansial Supaya Tetap Kokoh di Segala Situasi

Jika kita terasing atau terdampar, bagaimana kita tetap bisa hidup?

Jika kita terasing atau terdampar, bagaimana kita tetap bisa hidup?

Cerita berikut ini rasanya bukan monopoli saya. Anda mungkin pernah mendengarnya? Atau anda bagian dari cerita ini?

 # Tiba-tiba berubah

N, teman semasa kuliah, mengirim pesan singkat yang sesingkat itu bikin lidah saya tercekat. Sudah sangat lama kami tidak berkabar. Terakhir, jika tak salah mengingat, saya kirim salam doa untuknya di hari kematian suaminya. Sejak itu, kami hanya saling tahu kabar lewat beranda media sosial. Ia banyak berbagi kisah lewat foto bagaimana membesarkan ketiga anak yang yatim sepeninggal ayahnya.

Kuatkan Sayap untuk Terbang Jauh dan Tinggi Saat Dicap “Kutu Loncat”

Bukan bergantung pada ranting, sebaliknya, bisa mengusung ranting.

Bukan bergantung pada ranting, sebaliknya, bisa mengusung ranting.

“A bird sitting on a tree is never afraid of the branch breaking, because its trust is not on the branch, but on its own wings. Always believe in yourself.” (Charlie Wardle)

Kenapa sekarang saya menjadi agen asuransi? Apakah saya masih menulis?

Dua pertanyaan itu kerap saya dengar langsung dari teman dan kolega yang mengenal saya sejak lama sebagai penulis (writer) dan pelatih penulis (coachwriter). Ada tersembunyi kebingungan apa hubungan kedua pekerjaan tersebut?

Ganjuran-Sabirin, Jejak Sepeda Kayuh dari Stela Dus hingga De Britto

Dirgahayu 73 Tahun SMA Stella Duce 1 & SMA Kolese de Britto

Dirgahayu 73 Tahun SMA Stella Duce 1 & SMA Kolese de Britto

Ujian sekolah diundur, ujian kehidupan dimajukan. Inilah sebagian kisah, dan alumnae SMA Stella Duce 1 ini tokoh utamanya, hingga saya bisa sekolah di SMA Kolese de Britto.

Oktober 1965 jadwal ujian kelulusan SMP. Diundur. Pecah gestok (gerakan satu oktober); kudeta merangkak militer pada pemerintah berkuasa.

Ibu salah satu peserta ujian itu. Ia bersekolah di SMP Kanisius Ganjuran, Bantul. Masih sangat belia untuk memahami situasi. Radio transistor yang dibeli Mbah Kakung, ayah Ibu, baru layak dengar isi beritanya oleh dua kakak lelakinya: Kangmas Pertama dan Kangmas Kedua.

Joni, Glorifikasi Kepahlawanan di Atas Kepala Kebodohan

Joni dan tiang bendera yang pangkalnya saya kotaki hijau. (foto: capture Youtube Mediapro Music)

Joni dan tiang bendera yang pangkalnya saya kotaki hijau. (foto: capture Youtube Mediapro Music)

Masih ingat Joni, pemanjat tiang bendera pada upacara bendera 17 Agustus 2018 di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur? Betul, Joni yang viral itu.

Peringati 76 tahun kemerdekaan Republik Indonesia 2021, saya kok ingin merenungkan peristiwa tersebut; setelah empat tahun berubahkah kita? Sudahkah kita merdeka dari bertindak asal-asalan?

Evita Lilies: “Don’t Cry for Me, Kutusian!”

Poster film "Evita" (1986) (image: evita-themovies.com)

Poster film “Evita” (1996) (image: evita-themovies.com)

Ada “Evita” di depan nama Lilies, ternyata. Saya baru mengetahuinya saat ikut misa pemberkatan jenasah almarhumah yang wafat 6 Agustus 2021. Selama ini saya hanya tahu nama beliau Lilies Susanti Handayani.

Belajar dari sang suami Servasius “Babe Bambang” Pranoto, saya ingin mengenang Bunda Lilies dengan mencatat warisan nilai berharga yang beliau teladankan selama hidup. “Hari ini adalah hari bahagia karena Bunda telah bertemu dengan Tuhan.”