Blog

Menulis, Mimbar Kebebasan Akademik Guru

Evan Christoper Situmorang sedang jadi pembicaraan. Siswa SMP Flora, Pondok Ungu, Bekasi tersebut dikabarkan meninggal usai mengikuti MOS (masa orientasi siswa). Entah benar entah tidak, tragedi ini jadi pembicaraan publik.

Ada pihak yang menginginkan kegiatan semacam ini dihapuskan. Mereka berpendapat, tidak ada gunanya perpeloncoan semacam ini. Dimensi kekerasan ditengarai lebih dominan daripada dimensi edukasi.

Di seberang, ada pihak yang berpendapat bahwa MOS merupakan kegiatan penting untuk membekali siswa aspek-aspek yang diperlukan selama menempuh pendidikan di sekolah. Beragam argumentasi dilontarkan untuk memperkuat pendapat mereka.

Diplomasi Sarung

150801 Muktamar NUSemalam, dari tayangan langsung TVRI, Presiden Joko Widodo tampak bersarung saat menghadiri dan membuka Muktamar Nahdlatul Ulama ke-33 di alun-alun Kota Jombang, Jawa Timur. Bersamanya, hanya Gus Mus yang berpakaian senada: bersarung dan berjas. Pakde Karwo, Gubernur Jawa Timur, bercelana panjang dan berbaju batik lengan panjang. Ketua PB NU Kiai Said Aqil Siradj berjas lengkap dengan dasi.

Tentang sarung, Jokowi bercerita, sebelum ke lokasi acara, ia bertemu Megawati. “Sarungnya bagus,” ujar Jokowi menirukan pujian Mega. “Apanya yang bagus, Bu?” balas Jokowi. “Warnanya.” Sarung Jokowi berwarna merah.

Sebelum Jokowi naik podium, di awal sambutan, Ketua Panitia Daerah Gus Ipul, yang juga Wakil Gubernur, berseloroh, “Pak Jokowi pakai sarung untuk menghormati NU. Saya pakai celana panjang untuk menghormati presiden.”

Incoming search terms:

  • guyon gus dur sarung santri