Blog

Hidup Bertetangga: Srawung

Hidup bertetangga: srawung

Hidup bertetangga: srawung

Di rantau, tetangga itu saudara. Kenal di sini, sama-sama kerja di sini, baiklah saling mengunjungi.

Hingga tengah malam ini, saya berkunjung ke tetangga sebelah. Tetangga ini yang pada malam takbiran mengirim sepaket opor dan ketupat. Mereka yang berlebaran, saya turut merayakan.

Di rantau, suasana kampung bisa diusung. Asal kita tak membusung. Di rantau orang juga ingin hidup seperti di kampung. Setiap saat. Maka, ketika tak bisa mudik, tak berarti kehilangan kebersamaan seperti di kampung. Di rantau, sama-sama pendatang, baiklah menegakkan semangat hidup ala kampung.

Incoming search terms:

  • pentingnya srawung tetangga

Rindu Panenan Bapak

Bapak yang menanam, saya yang memanen

Bapak yang menanam, saya yang memanen

Bapak saya hobi menanam. Pohon apa saja ditanam. Beliau yakin, semua yang tumbuh di atas tanah layak ditanam. Beliau juga yakin setiap tanah layak ditanami.

Jika ada tanaman yang tidak bertumbuh ketika ditanam, bukan tanamannya yang bermasalah, melainkan cara menanam dan menumbuhkannya yang belum tepat. Sekarang, tanaman yang belum berhasil beliau tanam adalah durian dan matoa. Khusus matoa, pernah tumbuh dan patah karena saya tabrak saat saya bersepeda keliling halaman.

Incoming search terms:

  • pohon manggis berbuah lebat