Blog

Undur Diri, Vikjen Keuskupan Sibolga Pindah Jogja

Undur Diri, Romo Doni Studi Perbandingan Agama

Undur Diri, Romo Doni Studi Perbandingan Agama

Ada dua alternatif judul saya buat untuk tulisan pendek saya di bawah. Saat saya sodorkan di grup WA alumni pelatihan, beragam tanggapan mengemuka. Ada yang pilih judul 1 karena bikin penasaran pembaca, ada yang pilih judul 2 supaya tidak menimbulkan kesan negatif pada pembaca.

Terjadilah diskusi, seperti anda nanti boleh pula sampaikan di kolom komentar tentang judul yang menarik, terutama jika tulisan seperti ini diunggah di media digital:

Judul 1: Undur Diri, Vikjen Keuskupan Sibolga Pindah Jogja

Judul 2: Studi di UIN Sunan Kalijaga, Romo Doni Lepaskan Jabatan Vikjen Keuskupan Sibolga

Tanpa Rokok: Bincang Bisnis Media

Ngopi bareng Fauzan Marassabesy

Ngopi bareng Fauzan Marassabesy

Sama-sama tinggal di Bali, sama-sama sering dapat tugas ke luar Bali. Maka, selagi tak ke mana-mana, berharga sekali perjumpaan seperti ini.

Ada banyak kesamaan cerita yang menautkan kami. Kami sama-sama pekerja media massa. Oh, lebih tepatnya, saya pernah, Mas Oezanee Marssy (Fauzan Marasabessy) masih aktif. Saya di redaksi, Mas Fauzan di bisnis. Ia sekarang Direktur Tribun Bali & Pos Kupang Kompas Gramedia.

Tanggalkan Gelar Jika Tak Mampu Menulis Benar

Benar, gelar dan jabatan tak selalu mencerminkan isi kepala—apalagi isi hati.

Lebih dari setahun saya mengampu redaksi sebuah koran. Sesebentar itu pula saya menyiapkan portalnya. Sekaligus, ya menyelamatkan edisi cetak—yang sudah “senjakala” menurut seorang redaktur koran ibu kota—ya mengibarkan medium barunya.

Secara khusus, selain menjadi pemimpin redaksi, saya mengasuh rubrik inspirasi. Rubrik ini berisi esai-esai para penulis dengan semangat menggugah sesuatu, mencerahkan, dan oleh karenanya disajikan ringan. Beberapa bulan belakangan, karena redaktur pengampunya pensiun, saya didapuk menggantikan mengelola rubrik opini di halaman dalam. Oh ya, karena semangatnya, rubrik inspirasi ditampilkan di halaman depan, di atas berita utama.

Tanggalkan gelar jika tak mampu menulis benarSebelum ini saya adalah penulis opini di media massa. Saat menulis, dan mengirimkan ke redaksi media massa, yang ada dalam benak saya adalah selera redakturnya. Maka penting bagi saya mengenali redaktur media massa demi memastikan tulisan saya dimuat. Mengenali berarti memahami topik apa yang paling besar peluangnya dimuat, gaya bahasa seperti apa yang disukai, serta pantangan apa yang diemohi.

Salah Ahok!

Mereka teriak-teriak terjebak macet panjang dan lama di tol Brebes. Lagi-lagi mereka menuding pemerintah tak becus bekerja. Saya […]

Paus Ingkung

Buku 99 Cara Belajar Hidup Ala Pope Francis karangan Romo Elis Handoko SCJ (foto: AA Kunto A)

Buku 99 Cara Belajar Hidup Ala Pope Francis karangan Romo Elis Handoko SCJ (foto: AA Kunto A)

Hidup bertetangga di kampung itu hidup dalam aliran rejeki. Jika tak memberi ya menerima. Jika tak menyumbang ya meminta tolong. Jika tak mengubur ya menyambut kelahiran.

Seperti pagi ini. Usai takziah atas kematian Yesus di Jumat Agung lalu, lalu semalam merayakan kebangkitannya, pagi ini tetangga depan rumah mensyukuri bertambahnya keluarga mereka. Sebesek “ater-ater” diantarkan ke rumah: nasi ingkung ayam.

Dalam tradisi Jawa, yang saya dengar dari tuturan-tuturan simbah, ingkung bermakna penyucian. Bayi yang lahir digambarkan suci. Keluarga bayi memohonkan supaya penerima ingkung mendoakan agar mereka diampuni dosa-dosanya supaya kembali suci.