Coaching

Setiap orang hebat. Sejatinya begitu. Namun, banyak orang lebih memilih untuk tak mengakuinya. Mereka lebih suka menyebutkan kekurangan daripada kelebihan. Tentu baik jika diletakkan dalam kerangka belajar. Sayangnya, kesukaan aneh ini lebih kerap dipakai untuk memasung diri.

Itu fakta pertama. Fakta kedua, banyak orang sukses berkat kelebihannya. Saat ditanya bagaimana bisa mencapai itu, mereka tidak bisa menjawabnya. Bagi mereka, sukses datang tanpa sengaja, terjadi begitu saja. Maka, ketika mereka ditantang untuk meraih sukses yang lebih tinggi lagi, mereka bingung. Selain tidak tahu bagaimana cara mencapainya, acapkali penghalangnya justru ketiadaan motivasi untuk apa capaian baru itu.

Fakta ketiga, ini yang hebat, beberapa orang selalu berupaya untuk lebih baik dari hari ke hari. Beragam cara mereka tempuh untuk mencapai itu. Mereka tahu, diri mereka sendirilah sumber daya yang terutama untuk pencapaian itu. Mereka tahu, cara terbaik untuk mencapai sukses berasal dari dalam.

Coaching berperan pada fakta-fakta di atas, terutama memindahkan orang dari keadaan lama menuju keadaan baru. Sumber daya yang terutama dipakai adalah diri sendiri.

Berbekal kapasitas sebagai Certified Life Coach dan Certified Business Coach, saya membantu banyak coachee (klien) mencapai keberdayaan baru mereka sehingga baik secara personal, organisasi, maupun bisnis, mereka lebih baik dan terus membaik. Menariknya, usai coaching, mereka berdiri tegak sambil berujar, “Wow, ternyata saya hebat ya!”

Ya, keberhasilan seorang coach bukan terletak pada pengakuan klien akan kehebatan coach-nya, melainkan penyadaran diri klien bahwa mereka hebat. Begitu juga dengan anda?

Secara khusus, sebagai CoachWriter, saya mendampingi banyak klien yang ingin menjadi penulis. Coaching adalah metode yang efektif untuk menggerakkan mereka bersegera merampungkan tulisan bahkan di saat mereka belum punya pengalaman menulis sedikit pun. Uniknya, saat coaching baru berlangsung beberapa kali, mereka sudah berani tersenyum, “Ternyata, menulis itu mudah ya. Sangat mudah.” Anda mau?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *