Jatah Bolos: Cerdas di Luar Kelas

Jika tidak di kelas, kita belajar di mana?

Jika tidak di kelas, kita belajar di mana?

Sayang sekali, saya kenal bolos baru ketika kuliah. Saat itu musim demonstrasi. Tak afdol rasanya jadi mahasiswa sospol tak ikut turun ke jalan. Lagi pula kelas juga kerap kosong karena dosen banyak ngajar di seminar-seminar. Dosen sospol kalau nggak terbang ke sana-sini kredibilitasnya diragukan.

Sebelum kuliah, tak ada bolos. Satu-satunya rekor bolos ketika kelas satu SMA: dua bulan! Itu pun karena tergolek sakit usai terjungkal di jalan raya.

Dari cerita-cerita mereka, saya jadi tahu, di luar kelas ada banyak pelajaran. Lebih dari itu, dari mereka, wajah sekolah yang menggembirakan itu terpancar.

Di luar itu? Jangankan bolos, datang terlambat saja tidak pernah. Apa pun yang terjadi, suka nggak suka, bisa nggak bisa, saya masuk sekolah. Di kelas, paham nggak paham, minat nggak minat, saya mendengarkan penjelasan guru dan mencatatnya.

Memang, saya tak mengalami kondisi sangat terbebani atau benci sekolah. Tidak. Saya senang dengan pengalaman saya bersekolah. Saya hormat pada setiap guru yang pernah mengajar saya.

Saya hanya kehilangan cerita seru jika sedang reuni. Ada teman SD yang setiap pasaran Legi didapati jualan merpati di Pasar Pakem. Aih, sekecil itu dia sudah belajar ilmu ekonomi. Ada teman SMP yang kepergok taruhan di “game center” pertokoan MK. Weis, saat remaja ia sudah belajar kompetisi dan spekulasi. Ada lagi teman SMA yang lolos dari ancaman DO karena “over kuota” bolos. Wow, sejak itu ia dikenal sebagai jagoan negosiasi dan persuasi.

Dari cerita-cerita mereka, saya jadi tahu, di luar kelas ada banyak pelajaran. Lebih dari itu, dari mereka, wajah sekolah yang menggembirakan itu terpancar. Reuni tanpa kehadiran teman-teman yang jahil, nakal, dan berani akan jadi reuni yang sepi. Tak ada yang bisa ditertawakan.

Terima kasih kepada teman-teman yang telah mengambil jatah 25% bolos. Sebab, dengan itu, pelajaran kehidupan jadi 100%. Selamat Hari Pendidikan Nasional!

Bali, 2 Mei 2017
@AAKuntoA
CoachWriter
www.aakuntoa.com
www.solusiide.com
www.dokudoku.id
bit.ly/kunto3i

#hardiknas #pendidikan #sekolah #kehidupan #life #school #education

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *