Mengapa Menulis Perlu Undur Diri?

170131 Undur DiriSetiap #tulisan menyimpan cerita. Cerita yang terutama adalah tentang penulisnya. Ya, di balik tulisan apa pun ada pergulatan #penulis. Jika kemudian terhidang tulisan lezat di layar bacamu, bisa jadi tulisan itu diolah dari dapur yang berantakan, yang kokinya berpeluh keringat dan bau kecut.

Maka, banyak penulis yang tak mengizinkan dapurnya dimasuki. Mereka tak mau bumbu-bumbu rahasianya terkuak. Mereka takut resepnya dijiplak. Atau, mereka malu ketahuan jorok. Jaim, jaga image.

Bisa juga tulisan apik diracik dari dapur yang bersih. Selayaknya resto-resto modern yang membuka lebar-lebar dapurnya untuk dilongok, beberapa penulis mengizinkan dapurnya ditengok. Bahkan, mereka izinkan orang lain masuk dan melihat sendiri bagaimana mereka mencari ide, mengolah, dan kemudian menyematkan “topping pemanis” sebelum menghidangkan. Bahkan lagi, sebagian menganut faham #experientiallearning” dengan mengundang orang untuk memasak bersama, menulis bersama. Mereka berkolaborasi.

Setiap pilihan ada kebaikannya. Sebagaimana setiap jenis tulisan ada penyukanya: ada yang suka tulisan misterius, ada yang suka tulisan gamblang. Ada yang suka belajar dari penulis jaim, ada yang nyaman belajar dari penulis blak-blakan.

Undur Diri untuk MenulisSebagaimana, ada penulis yang suka menyendiri, bersembunyi di goa paling gelap, dan keluar-keluar membopong kitab hasil semedi; ada penulis yang oke saja menulis di tengah keramaian, di kedai kopi yang riuh, syukur ketahuan kalau lagi menulis, dan sebelum selesai sudah woro-woro bakal menerbitkan tulisan. #personalbranding

Entah bagaimana yang ini. Dua pekan lagi, 16-19 Feb 2017, saya diundang memfasilitasi kem menulis buku (#bookwritingcamp). Pesertanya #coach#trainer#enterpreneur, dan #dokter. Selama empat hari kami akan “bergerak dalam diam” di satu lokasi selesaikan #penulisanbuku. Tiap peserta satu buku.

Mengapa camp? Karena jika “disambi” (sbg sampingan), menulis buku tak bakal kelar. Dengan undur diri sejenak dari kesibukanlah misi akan selesai.

Itu mereka. Setiap orang punya mekanisme undur diri berbeda. Bagaimana dengan anda? Undur diri seperti apakah yang lebih membantu anda menyelesaikan tugas besar?

@AAKuntoA | #CoachWriter
www.solusiide.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *