Blog

Rahasia Menulis Buku Laris

Sebelum belajar tentang bisnis, dan bekerja sebagai jurnalis di sebuah majalah pemasaran nasional, saya tidak tahu mengapa ketika menulis harus berorientasi pada pembaca. Dulu saya berpikir yang penting dalam menulis hanyalah sekadar menuangkan ide sebebas-bebasnya. Yang penting menulis.

Sebelum saya dipercaya sebagai pemimpin redaksi sebuah penerbit nasional, yang salah satu tanggung jawab jawab saya adalah memastikan buku yang kami produksi laris di toko buku, saya juga baru tahu bahwa menulis dan menerbitkan buku sekadar fokus pada kualitas isi. Dulu saya tidak paham apa arti penting daya tarik judul, desain sampul, visual isi, ukuran buku, dan harga jual.

Pun sebelum saya belajar NLP (Neuro-Linguistic Programming) dan coaching, saya mengajar menulis di kelas-kelas pelatihan dengan cara-cara yang saya pelajari dan kuasai. Saya memaksa peserta mengikuti metode saya. Baik mengajar untuk penulis, editor, dosen, guru, pelajar, maupun untuk anak-anak, saya mengajar dengan materi yang sama.