Blog

Percaya Perkara Besar dari Perkara Kecil

Belajar Jadi Pembicara BenarMenertawakan diri sendiri itu seru. Lebih seru ketimbang menertawakan orang lain. Tulisan ini untuk menertawakan diri saya sendiri. Begini kisahnya:

Cara belajar menjadi pembicara seminar, salah satunya, adalah dengan mengikuti seminar-seminar. Itu pula yang saya lakukan. Saya gemar mengikuti kelas-kelas seminar dan pelatihan, baik yang berbayar maupun gratisan. Baik skala lokal maupun interlokal. Baik menghadirkan pembicara level ibu kota maupun tetangga sebelah desa.

Tentu, pertama-tama, alasan keikutsertaan saya adalah materi yang bakal disampaikan menarik. Topik seputar pengembangan diri, investasi, teknologi informasi-komunikasi, ada di peringkat atas peminatan saya. Jika ada penawaran seminar itu, baik lewat pesan berantai, iklan di koran, maupun poster di tiang telepon, saya buru-buru mendaftar. Atau minimal lekas mencatat informasi penting tentangnya.

Membidik Pemudik

Semilir hawa Lebaran sudah berhembus. Berbagai persiapan pun dilakukan untuk menyambutnya. Jalan-jalan diperbaiki. Transportasi ditambahi. Kanal komunikasi dibenahi. Maklum, Lebaran sudah menjadi hari besar nasional milik semua masyarakat. Mudik, tradisi yang menandai Lebaran, sudah meritual sedemikian rapi dan mengakar.

Diperkirakan, 17.393.016 jiwa akan memenuhi jalur-jalur mudik nasional. Jogja adalah salah satu tujuan mudik terbesar selain Jawa Timur dan Jawa Tengah. Secara ekonomi, arus mudik selalu berimbas pada perputaran uang yang sedemikian besar. Pemudik selalu identik dengan pembelanja.